you're reading...
Intermeso

Bangsa Indonesia Memang Murah Senyum

Di balik sebuah peristiwa ada 1001 macam peristiwa lain. Entah pepatah ini ada atau tidak, tampaknya memang seperti itu. Masih dari peristiwa tragedi Situ Gintung, kali ini saya akan membahas tentang senyum.

Senyum, sebuah aktivitas yang memiliki makna psikologis (barangkali subjektif). Aktivitas ini sangat mudah dan ringan dilakukan meskipun ada orang yang susah melakukannya.

Lalu, apa kaitannya dengan Situ Gintung yang kemarin tanggulnya jebol? Tentu ada. Jika menyaksikan berita sore di TV-One kemarin, tentu Anda akan segera mengerti dengan paparan saya di atas. Dalam berita kemarin sore itu, salah satu materinya adalah telewicara dengan salah satu korban banjir Situ Gintung, yaitu pemilik pabrik tahu yang tempat usahanya ikut hancur dalam peristiwa itu. Saat diwawancarai, bapak itu berada di lokasi pengungsian. Dalam tayangan tv, ketika berwawancara dengan presenter di studio, di belakang pemilik pabrik tahu itu berdiri beberapa bapak. Seperti biasa kalau ada kamera TV, bapak-bapak itu menjadi “banci tampil” (ingin tampil) dan dalam tayangan itu mereka tampak senyum-senyum seolah-olah sedang tidak terkena musibah.

Tentu bapak-bapak tadi sangat tidak dilarang tersenyum. Lagipula fragmen seperti tadi kan sering kita temui di berbagai pemberitaan tentang suatu peristiwa menyedihkan. Orang tetap bisa tersenyum ketika sedang terkena musibah. Tidak jarang pula, ketika liputan berita banjir di berbagai tempat di Indonesia terlihat anak-anak dengan riang gembira bermain air atau orang dewasa yang melambaikan tangan dan tersenyum ketika rombongan kru televisi lewat. Itulah salah satu potret masyarakat Indonesia yang terkenal murah senyum.

Terlepas dari itu semua, senyum memang obat yang ampuh untuk meredakan emosi seseorang (mungkin ada teori psikologi tentang ini, tetapi saya belum pernah membacanya). Seperti yang dilakukan oleh orang-orang di lokasi pengungsian korban Situ Gintung itu atau masyarakat korban bencana di berbagai tempat di negara ini, dengan begitu barangkali mereka bisa meredakan sejenak kepanikannya, kesedihannya, atau bahkan mungkin kejengkelan dan berbagai penderitaan lain. Toh, senyum sangan mudah dilakukan.

Bagi orang tertentu senyum juga bisa dipakai untuk meredam emosi, kemarahan. Dengan tersenyum barangkali bisa mengurangi ketegangan otot muka dan otot leher Anda. Barangkali juga bisa megendurkan otot yang berkaitan dengan organ bicara, termasuk syaraf-syaraf di otak Anda. Dengan demikian, kata-kata dan kalimat kasar pun bisa dikontrol. Oleh karena itu, buru-burulah tersenyum sebelum emosi Anda memuncak.

Selain membuat nyaman diri sendiri, senyum pun bisa membuat nyaman orang di depan kita. Kecuali senyum terpaksa, senyum selalu dilakukan dalam keadaan otot-otot  di wajah releks yang merupakan refleksi jiwa yang juga dalam keadaan relaks. Efeknya pun berpengaruh kepada orang yang disenyumi itu.

Oleh karena itu, mengapa tidak mau menjadi orang yang murah senyum, padahal orang-orang yang terkena musibah saja masih bisa tersenyum. Di tengah kegalaun pikiran, korban suatu musibah masih bisa tersenyum. Mengapa kita yang dalam keadaan seolah berat untuk tersenyum?

Bangsa kita ini murah senyum. Mengapa harus menjadi orang yang susah tersenyum. Orang seperti ini harus belajar di “sekolah senyum” dengan guru yang terdiri dari orang-orang miskin, orang teraniaya, atau korban musibah yang mereka masih dengan mudah tersenyum di tengah-tengah kegalauan mereka.

Ini pandangan subjektif saya, lho, ya….

🙂🙂🙂🙂🙂

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

One thought on “Bangsa Indonesia Memang Murah Senyum

  1. senyumlah sebelum senyum dilarang

    Posted by aditkus | Juni 23, 2010, 7:28 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Maret 2009
S S R K J S M
    Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: