you're reading...
Intermeso

Kartini dan Perempuan Anggota Legislatif

Kemarin, 21 April 2009, seperti tahun-tahun sebelumnya diingat sebagai Hari Kartini. Satu hari untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai pembangkit semangat para perempuan untuk terus belajar (sekolah). Memang itu yang diinginkan olehnya waktu itu; perempuan Indonesia mampu baca dan tulis sehingga memiliki pengetahuan sebagaimana para lelaki.


Hasilnya sekarang? Perempuan Indonesia tidak hanya mampu baca-tulis, tetapi mampu berkarya dalam berbagai profesi. Dan sekarang tidak jarang pula perempuan Indonesia yang duduk di kursi parlemen, menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), meskipun mungkin dulu Kartini tidak sampai berpikir ke sana karena waktu dia hidup tentu belum ada lembaga seperti DPR.

Barangkali Kartini bangga dan tersenyum senang. Bahkan mungkin takjub, “Sedemikian majunya kaumku kini”, kata Kartini di alamnya sana, “Di pemilu tahun 2009 ini banyak yang menjadi caleg”. Perempuan tidak hanya sekedar sebagai “konco wingking”, tetapi bisa melakukan hal yang dilakukan para lelaki bahkan mengungguli.

Kartini saja bangga dengan prestasi perempuan yang menjadi anggota DPR seperti dewasa ini. Namun, mengapa sekelumit perempuan masa kini masih ada yang belum puas? Dari pemilu ke pemilu sampai dengan pemilu yang baru terselenggara beberapa hari lalu, tuntutan untuk menaikkan jumlah perempuan yang duduk di kursi parlemen masih saja ada. Alasannya klasik jumlah mereka tidak sesuai dengan persentase berdasarkan jumlah para perempuan Indonesia yang ada.

Bagi saya pribadi, berapapun jumlah perempuan yang menjadi anggota parlemen tidak menjadi soal. Bukan masalah jika setengah dari jumlah kursi di parlemen diduduki para perempuan. Tidak salah juga seandainya semua anggota DPR RI itu kaum hawa. Toh, keberhasilan perempuan Indonesia menjadi anggota legislatif bukan diukur berdasarkan kuantitas. Parameter keberhasilan mereka adalah kinerja.

Apakah jumlah anggota DPR perempuan yang sedikit akan tidak mampu mengalahkan suara para lelaki dalam penentuan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan perempuan? Ini tentu tidak akan terjadi jika perempuan-perempuan di DPR memiliki kualitas intelektual dan mampu memperjuangkan pendapat dan pandangannya meskipun jumlahnya hanya segelintir orang. Pertanyaan berikutnya, apakah motivasi perempuan menjadi anggota DPR hanya mewakili kepentingan perempuan? Kalau harapannya sepertu itu, tentu mereka akan berkumpul di satu komisi yang berurusan dengan soal-soal keperempuanan (kalau ada komisi seperti itu). Tentu tidak demikian kan? Berapapun jumlahnya anggota legislatif perempuan akan bekerja di komisi-komisi yang sesuai dengan bidang keahliannya dan seharusnya begitu. Anggota legislatif perempuan tidak hanya bekerja untuk kepentingan perempuan. Singkat kata, baik laki-laki maupun perempuan yang duduk di kursi parlemen bekerja untuk kepentingan bangsa; bukan memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu menurut jenis kelamin, agama, suku, dan sebagainya.

Akhirnya, silakan perempuan-perempuan Indonesia menjadi anggota DPR, berapapun banyaknya. Buat Kartinimu tersenyum bangga dan berkata, “Wahai para Kartono, lihat kaumku… mereka mampu menjadi wakil rakyat, wakil seluruh bangsa Indonesia, dengan berani, jujur, dan bersih”.

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: