you're reading...
Intermeso

Barbarkah Bangsa Indonesia?

Seharian ini  dari beberapa stasiun televisi swasta  kita disuguhi sajian berita “pertempuran” antara sekelompok masyarakat yang ingin mempertahankan kompleks makam , sebuah kompleks makam seorang ulama  penyebar agama Islam yang dijuluki Mbah Priuk di daerah Tanjung Priuk, Jakarta Utara, dengan sekelompok aparat. Sebuah tayangan secara langsung peristiwa kekerasan yang melibatkan dua kelompok massa, masyarakat sipil dan sejumlah aparat yang notabene lahir dari “rahim” masyarakat juga.

Materi berita seperti itu sebenarnya sudah tidak asing lagi di jaman “kebebasan” pers dewasa ini. Hampir setiap hari masyarakat bisa menyaksikan peristiwa penggusuran pedagang kaki lima yang berujung dengan bentrokan antara pedagang kecil itu dengan sekelompok aparat atau peristiwa eksekusi yang diwarnai keributan dan teriakan histeris pemilik atau yang merasa menjadi pemilik sebuah aset yang akan diambil karena kalah dalam proses hukum.

Sementara itu, di wilayah lain di Indonesia yang sangat luas ini dan yang melibatkan etnis tertentu, dua kelompok masyarakat dari dua buah kampung sedang baku hantam yang terkadang hanya karena persoalan sepele dan bahkan mungkin terjadi karena kesalahpahaman. Atau, di bagian wilayah Indonesia lainnya sekelompok masyarakat menyerbu kantor polisi karena tidak rela sodara, kawan, atau tetangga mereka ditahan.

Yang lebih ironis, kita seperti berlangganan menyaksikan tayangan berita yang isinya di daerah tertentu sekelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, berseteru dengan membawa senjata tajam dan saling lempar dengan sesama mahasiswa atau dengan aparat. Ironis karena mereka terlanjur diklaim calon-calon intelektual yang mampu berpikir rasional sehingga bisa menyelesaikan segala persoalan dengan rapi tanpa ada keributan.

Tayangan-tayangan kekerasan seperti itu hampir setiap hari bisa kita saksikan melalui stasiun-stasiun televisi yang ada. Dari pagi hingga malam hari dan dari wilayah barat hingga bagian timur Indonesia. Apakah kenyataan seperti itu hanya terjadi akhir-akhir ini karena perkembangan media massa elektronik itu atau sebetulnya sudah dari dulu, tetapi tidak terekspos media.

Rasanya sebagai bangsa Indonesia kita patut malu kepada dunia luar karena bukan tidak mungkin tayangan-tayangan berita perkelahian masal itu ditonton oleh pemirsa di luar negeri kita ini. Bagaimana kita tidak malu, bangsa ini terkenal dengan bangsa yang ramah. Bangsa ini terlanjur terkenal sebagai bangsa yang multietnis, multiagama, multibahasa, dan sebagainya, namun bisa hidup berdampingan secara damai.

Kemana semua “atribut” positif yang ditempelkan di setiap wajah bangsa ini? Yang ada adalah sebuah bangsa yang suka dengan KEKERASAN kalau terlalu kasar untuk dibilang BARBAR. Bangsa ini seolah-olah menjadi bangsa yang gampang disulut emosinya. Seolah menjadi bangsa yang gampang diadu domba. Bangsa ini mulai menjadi bangsa yang suka menyelesaikan masalah melalui jalur kekerasan dan adu “senjata”.

Kita merindukan wajah bangsa Indonesia yang suka tersenyum. Bangsa yang menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan mufakat. Bangsa yang gemar bergotong royong.

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

April 2010
S S R K J S M
« Agu   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: