you're reading...
Intermeso

Doa yang “Nakal”

“Ya Alloh, beri aku bonus umur 10 tahun lagi dari umurku yang semestinya”.

Itu doa yang suatu ketika pernah terpanjatkan. Setelah mengucapkan doa itu, jadi kaget sendiri. “Lho, kok aku berdoa seperti itu”, pikirku. Apa orang boleh berdoa seperti itu. Apa ada orang lain yang pernah berdoa seperti itu?

Ketika terucap doa seperti itu, hanya terlintas sebuah pikiran sederhana. Dengan tambahan umur sepuluh tahun barangkali orang bisa lebih membawa manfaat dan berguna bagi sesama manusia, bagi ilmu yang ditekuni dan terus dipelajarinya, bagi negaranya, dan tentu yang selalu dipanjatkan orang tua dan kerabat-kerabat kita, berguna bagi agamanya. Hanya itu yang terlintas dalam pikirkan saat itu.

Mungkin satu bentuk ekspresi penyesalan yang terasakan karena pernah dengan sadar atau tanpa sadar telah menyia-nyiakan waktu begitu lama. Tanpa sadar membuang waktu dengan percuma sehingga banyak kesempatan yang lewat begitu saja. Sekian lama waktu sia-sia yang seharusnya bisa dilakukan untuk banyak hal yang bermanfaat, tetapi karena suatu hal tidak bisa terlaksana.

Karena penyesalan itulah muncul “doa nakal” seperti judul tulisan pendek ini. Itu hanya ekspresi keinginan diri untuk membalas sekian lama waktu yang sudah terbuang percuma.

Yah, umur dan apa saja yang berkaitan dengan kita sebagai manusia, tentu semua bergantung keputusan Tuhan yang menciptakan dan mengaturnya. Tetapi, ketika sadar akan sepenggalan hidupnya yang tersia-sia, salahkah kalau seseorang meminta bonus umur dari garis umur yang sudah ditentukan-Nya? Bukan bermaksud tidak siap menerima ajal, tetapi hanya ingin mengisi hidup lebih baik dan bermanfaat bagi siapa dan apa saja.

Itu saja….

Iklan

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

7 thoughts on “Doa yang “Nakal”

  1. Waduchhh, note sampean, gayane kok yooo mirip mirip arek suroboyo sih mas, judule kocak tur mengena. pencerahan sing kudu di mengerti

    Posted by pakdeazemi | Juni 23, 2010, 4:56 pm
    • Lho, yok opo, seh, Pakde. Aku iki asli Jombang. Cuman saiki lagi tinggl nok Jakarta. Bosone wong Jombong karo wong Suroboyo kan ga jauh beda. Podo-podo dedengkote ludruk 🙂

      Blogku wes Sampeyan link ta?

      Posted by Mochammad | Juni 23, 2010, 5:30 pm
  2. Kunjung Balik Neh Dari Ipank

    ..?

    posting – posting nya Menarik Banget neh ..

    Posted by ipankcrew | Juni 23, 2010, 11:28 pm
  3. Kebalikannya…semua ada saatnya. Begitupun rasa sesal.

    Posted by wahyu | Juni 24, 2010, 10:20 pm
  4. kreatif dan agak gokil cieh heehhe
    salam kenal…..

    Posted by qikay | Juni 29, 2010, 8:15 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

Language

PERTINGGAL

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Juni 2010
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

YANG GRES

Klik URL Tertinggi

  • Tidak ada

Yang Pernah Mampir

  • 76,902 hits
Follow AHAO's Blog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: