you're reading...
Di Balik Gambar Ada Cerita

Selalu Ada Jalan

Jalan kecil di Taman Nasional Redwoods, California

Kisah di balik gambar kepala halaman blog ini

Apa yang Anda bayangkan ketika memandang gambar di samping kiri teks ini? Indah? Tentunya… Selain itu? Baca kisah selanjutnya🙂

Ketika memutuskan memilih gambar itu untuk kepala halaman blog ini, yang terpikir hanya saya suka warnanya. Hijau. Satu warna yang membawa berbagai macam suasana menyenangkan. Warna hijau bisa membawa suasana sejuk, teduh, damai, dan tentunya menandakan kelestarian lingkungan. Namun🙂, ketika narsis saya kumat dengan memandangi blog sendiri secara takjub dan berpikir, “Lumayan juga ya penampilan blog ini meskipun sederhana”, tiba-tiba terbersit pikiran “usil” saya. “Selain warnanya yang ‘adem’, tematik juga gambar ini”, pikir saya.  Karena tematiknya itu, kiranya gambar hutan itu dapat dimaknai lain. Dalam pikiran saya seketika itu yang muncul cuman jalan setapak yang membelah hutan yang untuk ukuran hutan-hutan di Indonesia tidak lebat (mudah-mudahan masih ada hutan belantara yang masih perawan dan lebat di Indonesia).

Yah, jalan itulah inti tema gambar itu menurut sudut pandang saya tentunya. Apa istimewanya, sih, kata jalan itu? Lho, jalan dengan segala maknanya, denotatif maupun konotatifnya, ini penting. Penting bagi orang yang tersesat.

Bayangkan jika kita ke suatu tempat tujuan kemudian kita salah arah dan tersesat. Apa yang kita cari? Jalan. Jalan untuk kita kembali ke titik yang tidak lagi membingungkan kemudian memikirkan jalan yang benar untuk melanjutkan ke tujuan kita. Coba tanyakan kepada para pecinta alam yang sempat tersesat dalam hutan di salah satu gunung yang mereka daki. Apa yang mereka cari? Ya tetap jalan kan. Jalan yang membawa mereka keluar dari hutan dengan segala misterinya itu. Salah jalan di dalam kota atau tempat yang asing saja bisa membuat kita kebingungan apalagi perasaan mereka yang tersesat di hutan yang tidak ada jalan di dalamnya. Pasti tersesat di hutan lebih menyeramkan. Terus, apa pula perasaan orang yang salah dalam menjalankan salah satu penggalan kisah dalam cerita panjang kehidupannya? Tentu ada keputusasaan dalam dirinya. Akan bagus kalau orang seperti itu bisa menemukan lagi “jalan” sehingga bisa keluar dari segala permasalahan yang menghimpitnya.

Syukur-syukur pula bagi mereka-mereka yang tersesat bertemu orang tepat yang bisa mengeluarkan mereka dari salah jalan yang mereka alami. Bagi orang yang salah alamat, dia bisa menemui tukang rokok di pinggir jalan, misalnya, untuk menanyakan jalan yang benar menuju tujuannya. Atau, menelepon pemilik alamat yang akan didatangi. Pendaki gunung yang tersesat tentu akan sangat riang gembira bila bertemu atau ditemukan para tim SAR karena mereka menemukan jalan pulang dan telebih lagi berada di jalan yang tepat untuk pulang ke rumah. Bagi orang yang salah menjalankan penggalan hidupnya akan merasa beruntung ketika menemukan sahabat yang bisa menuntunnya kembai ke “jalan” yang benar. Atau dengan penuh kesadaran menemui psikolog atau ulama, misalnya. Kalau pergi ke dukun,  ya, semakin menuju jalan sesat sepertinya🙂.

Demikian itu, menemukan jalan yang benar dan tepat tentu penting. Dengan berandai-andai yang agak “sadis”, kisah orang-orang yang salah jalan tentu akan bisa tragis kalau mereka tidak bisa menemukan jalan keluar dari beraneka ketersesatan itu. Bisa membawa kepada akhir cerita yang tragis, kematian misalnya. Tentu ini kecuali orang yang salah jalan dalam pengertian salah alamat. Pendaki yang kelamaan tersesat di hutan lama-lama akan kehabisan bekal dan ditambah lagi keadaan psikologis yang kacau bisa-bisa berujung kepada kematian. Orang yang salah “jalan”, misalnya terlilit utang dan tidak ada jalan lagi untuk mendapatkan uang, bukan tidak mungkin akan menutup kisah panjang kehidupannya cukup sampai di sini saja karena memilih bunuh diri. Itu semua karena mereka tidak menemukan jalan untuk kembali dan “jalan” untuk “kembali”.

Ngalanturnya cukup sekian dulu ya🙂. Sekarang kita kembali ke gambar yang tadi. Sebuah gambar hutan yang dibelah jalan setapak. Ketika kita memandang gambar itu,  serasa kita sedang berdiri di jalan dalam sebuah hutan yang membawa kita keluar dari hutan itu karena di depan kita tampak jalan itu menghilang di cahaya terang meskipun berkabut yang menandakan kita sudah hampir sampai di luar hutan itu.

Itu bisa dimaknai secara harfiah bahwa kita sedang menuju ke luar dari kegelapan hutan lebat melalui jalan itu. Makna lain di balik itu tentu ada. Kalau kita berada di titik kita memandang jalan di gambar itu seolah kita berada dalam suatu “ketersesatan” dan kita menemukan jalan untuk keluar dari itu meskipun jalan itu berkelok dan tetap berkabut walaupun sinar matahari tampak di tentangan mata kita. Artinya, pada saat mendapatkan sebuah masalah atau sebuah kesulitan, kita harus berpikir AKAN SELALU ADA JALAN untuk keluar dari semua hal yang tidak mengenakkan itu.

Betul sekali, akan selalu ada jalan meskipun tidak selalu mulus karena kadang berkelok-kelok dan akhir dari penderitaan itu masih tampak samar. Tapi, meskipun jalan itu berliku, kalau kita sudah menemukan jalan itu, ya kita harus tetap berjalan maju menuju cahaya yang kadang-kadang masih samar. Dari jauh tentu kita tidak bisa memandang apa-apa yang berada di cahaya yang tertutup kabut itu, tetapi ketika kita berada di dalam cahaya yang berkabut itu, niscaya kita bisa melihat apa yang ada di dalamnya meskipun hanya dalam jarak pandang dekat. Ketika kabut itu perlahan-lahan mulai menipis, niscaya sedikit-sedikit semua yang ada di situ akan tampak jelas. Dan JALAN KEGELAPAN akan sirna.

Begitulah.  Seperti jalan di hutan yang ada dalam gambar di atas.

Terlepas dari semua lanturan di atas, satu hal yang harus tetap dipertahankan ketika kita salah jalan adalah TIDAK PUTUS ASA. Keputusasaan itu bagai pisau yang membunuh diri kita sendiri.

SELALU ADA JALAN

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

19 thoughts on “Selalu Ada Jalan

  1. Wow, jadi ingat film 3 idiots, “All is well” ^^

    tulisannya inspiratif sekali Pak, ane izin link blognya ya…
    Terima kasih

    Posted by Puji Lestari | Juni 23, 2010, 12:37 pm
  2. Tulisan yang bagus…🙂
    salam …

    Posted by erwinaziz | Juni 23, 2010, 8:41 pm
  3. Never Give Up bro.. terimakasih posting JALAN nya.. penting sekali untuk membangkitkan pencarian JALAN..

    Posted by bimosaurus | Juni 23, 2010, 9:18 pm
  4. yah gue juga berfikir gitu mas . . .. “btw gpp yah aq gue lo-an . .. .” yar so akrab gityu mas, heheheh . . . . yah first i see gue berfikir dimana letak penghujungnya, coz hidup ga selalu untuk berlari, hidup ada saatnya untuk berenti sejenak atawa beristirahat menikmati apa yang terjalani (bener ga sih mas . . . ???)

    ok . . wal hasil semoga di mudahkannya jalan Qta semua, en indah di setiap penghujung jalannya . . . !!! salam Bie OgreVie’s http://bieogravie.wordpress.com

    Posted by bieogravie | Juni 24, 2010, 12:37 am
    • Siip.. sante aja, Bie. Aku panggil kamu Bie aja ya. Aku pake “aku-kamu” soalnya aku orang Jatim. Gak biasa “gue-lo” biar dah beberapa tahun di Depok. Eh, orang Depok pake “gua” ya🙂.
      Pasti benerlah apa yang kamu katakan itu. Hidup gak harus terus berlari. Terkadang kita jalan dan pada satu fase tertentu mesti berhenti sejenak. Tarik nafas biar nafas teratur kembali. Menurutku, sih, begitu. Kalo berlari terus itu namanya NGOYO. Terlalu ngoyo kan bikin kita capek. Dan monoton pula. Hidup kan mesti berirama dan berwarna. Meminjam istilah sebuah iklan rokok, “BIKIN HIDUP LEBIH HIDUP”.
      Caranya? ya kita isi hidup kita dengan berbagai warna. Ibarat kata kita sedang menuju tempat tertentu, kadang berjalan dan kadang berhenti sejenak untuk sekedar mampir di kios pinggir jalan beli rokok atau segelas air mineral atau jika diperlukan, ya berlari karena waktunya hampir mepet.
      Tapi kalo menuju suatu tempat disuruh seperti ala calon anggota militer yang sedang dalam pendidikan, ya ndak maulah🙂 Mereka kan disuruh berjalan, berlari, jalan jongkok, jalan di selokan, kadang disuruh push up seperti yang sebulan aku alami waktu mau masuk PNS. Wah, kalau perumpamaannya seperti itu berarti hidupnya sengsara dong🙂
      Betul seperti doamu, bie.. semoga kita dimudahkan dalam menjalani hidup apa pun warnya.
      Panjang banget ya
      Aku jadi ngelantur🙂.

      Posted by Mochammad | Juni 24, 2010, 12:58 am
  5. hahaha .. . si mas bisa aja . .. . ngmbil iklan parfum deh . .. . kesan pertama begitu menggoda, selnjutnya terserah si mas deh . .. . . siiip banged tuh lanturannya . …

    Posted by bieogravie | Juni 24, 2010, 1:29 am
  6. ganbatte kudasai😀

    Posted by nurrahman | Juni 24, 2010, 9:48 am
  7. keren tulisannya mas. Penuh n tdk membingungkan. Hidup jadi lebih ringan kalo jalanx dah ketahuan meski kadang samar, usaha utk berjalan terus itu yg penting, tanpa pedulikan onak dan durinya…jalan…jalan-jalan… Jalan,mas.

    Posted by wahyu | Juni 24, 2010, 10:08 pm
  8. Wah, Pak Muhammad jago menulis

    Posted by nurirwan | Juni 30, 2010, 5:56 am
  9. ada niat pasti ada jalan, tapi berusaha dg sabar.. begitu ya bang?

    saya bikin link ya bang, biar tambah teman.

    Posted by ahmad luqman | Juni 30, 2010, 1:19 pm
  10. bagus kang gambarnya.. saya suka..

    Posted by wildan220688 | September 13, 2011, 10:26 pm
  11. Sangat memotivasi, intinya jangan pernah menyerah.! dalam hidup yg selalu memang ada masalah.
    Tulisan yg bermanfaat Pak..!!

    Posted by yahyawaow | Maret 19, 2013, 11:48 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Juni 2010
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: