you're reading...
Cerita Rekaan, Intermeso

Bik Sarah (Episode 1)

“Hah..!! Si Sarah naik haji?” seru seorang ibu setengah baya yang sedang berdiri di gerbang pagar besi rumahnya. Kata-katanya itu terkesan setengah heran, setengah mengejek, dan ekspresi ketidakpercayaannya itu yang tampak jelas di wajahnya.

Ibu setengah baya tadi adalah pemilik rumah berpagar besi yang tidak lain tetangga Bik Sarah di kampung. Hanya bedanya rumah berpagar besi itu terletak di pinggir jalan raya, sedangkan rumah Bik Sarah di deretan belakang rumah itu, masuk gang-gang sempit. Respon seperti di awal tadi keluar karena ibu setengah baya yang enggan menoleh kalau tidak dipanggil dengan sebutan Bu Tuan, sapaan untuk perempuan yang sudah berhaji,  itu bertanya mau ke mana kepada rombongan keluarga Bik Sarah yang melintas di depan rumahnya. Kalimat seru seperti di awal cerita itulah yang diucapknya ketika mereka jawab mau pergi ke Mataram membantu acara syukuran menjelang keberangkatan Bik Sarah naik haji.

Bukankah orang yang datang ke keluarganya yang mau berangkat naik haji merupakan hal yang wajar dan sudah menjadi tradisi? Tetapi, Ibu pemilik rumah berpagar besi itu seolah nggak ikhlas ketika mendengar Bi Sarah mau pergi haji. Padahal, sebagai muslimah Bik Sarah berhak pergi ke tanah suci. Siapa sebenarnya Bik Sarah ini?

Bersambung……

Iklan

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

10 thoughts on “Bik Sarah (Episode 1)

  1. Jyah, kok bersambung, hoho. ,

    Posted by Adi | Juli 10, 2010, 5:28 am
  2. wes tak enteni sambungane dlu hehehe

    Posted by kanvasmaya | Juli 10, 2010, 10:05 am
  3. Haiah….to be continued.

    add yaw mas

    http://ketelapohong.wordpress.com/

    Posted by ketelapohong | Juli 10, 2010, 11:50 am
  4. waduh.. pas lagi ketagihan baca, malah bersambung. hmmm…
    kaya sinetron aja. hahaha 😀

    Posted by pexone | Juli 10, 2010, 12:44 pm
  5. Hmm…saya ‘mencurigai’ ini modus operandi terbaru agar pembaca penasaran..he he peace pak…

    Posted by zulkarnain jalil | Juli 10, 2010, 6:26 pm
  6. hallo opa…
    bersambung toh ya..
    yo wiss tak tunggu yo sambungannya..(^_^)

    Posted by mylitleusagi | Juli 10, 2010, 10:32 pm
  7. sbuah cerita bgus yg mwakili knyataan yg bnyak trjadi…salam kenal..

    Posted by rendy anggara | Juli 11, 2010, 1:13 pm
  8. sebuah cerita menarik yang dapat menggugah hati nurani kita untuk sekedar berkaca kembali….mengenal diri lebih dalam….lanjutkan….

    Posted by arul tehran | Juli 11, 2010, 4:39 pm
  9. bikin penasaran aja ceritanya, titip salam buat bik Sarah aja kang 😆
    salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Posted by Sugeng | Juli 12, 2010, 12:15 am
  10. Arep moco lengkap jebul bersambung. Piye to sampeyan ki… cak?

    Posted by Raden Mas Zuhdi Ronodirdjo | Juli 18, 2010, 8:40 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

Language

PERTINGGAL

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Juli 2010
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

YANG GRES

Klik URL Tertinggi

  • Tidak ada

Yang Pernah Mampir

  • 76,902 hits
Follow AHAO's Blog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: