you're reading...
Esai, Intermeso

Mendadak Sepak Bola

Judul tulisan kali ini sengaja menganalogi kepada  judul salah satu film Indonesia yang beredar beberapa tahun lalu. Tapi tak apalah sesekali “njiplak” dikit produksi tuturan seseorang. Memang momen paling aktual dan hangat (kalau dilanjutin dan lagi-lagi niru ucapan seseorang, Tukul maksudnya, bisa ditambah lagi dengan “label” bombastis dan spektakuler) sekarang-sekarang ini, ya, apalagi kalau bukan perhelatan kompetisi sepak bola se-Asean, Asean Football Federation (AFF) Suzuki Cup 2010, yang sedang digelar di Indonesia dan Vietnam. Begitulah, mendadak sontak setelah putaran final Piala Dunia lalu, masyarakat pecinta olahraga ini dibangkitkan lagi euforianya.

Sepak bola memang olahraga yang paling banyak pecintanya, apalagi di Indonesia yang berpenduduk 200 juta lebih ini sudah sangat tidak asing lagi.  Sepak bola menjadi olahraga berjuta-juta umat meskipun Timnas Sepak Bola kita “miskin prestasi”. Oleh karenanya, tak mengherankan bila euforia pecinta olah raga satu ini beralih ke klub-klub atau bahkan timnas negara-negara Eropa.

Ngomong-ngomong soal prestasi, Timnas Sepak Bola Indonesia memang agak memprihatinkan. Meski tercatat sebagai Tim Asia pertama yang berlaga di Piala dunia pada tahun 1938 (waktu itu mewakili Hindia Belanda; belum ada Negara Kesatuan Republik Indonesia), Indonesia belum pernah juara sekalipun itu kompetisi di lingkup wilayah regional paling kecil kita, kawasan Asia Tenggara.

Pencapaian paling tinggi Timnas Sepak Bola Indonesia di Piala AFF yang sebelumnya bernama Piala Tiger itu hanya sampai Runner Up. Di kompetisi sepak bola se-Asia Tenggara yang sampai saat ini sudah digelar delapan kali sejak tahun 1998 itu Timnas Indonesia pernah tiga kalai menjadi runner up.  Di putaran final AFF tahun 2000 yang diselenggarakan di Thailand, Tim Indonesia takluk atas tim tuan rumah dengan skor 1-4.  Juara kedua disandang lagi oleh Timnas Indonesia di Piala AFF keempat yang digelar di dua negara, Indonesia dan Singapura,  pada tahun 2002. Pada final tahun itu Thailand kembali membobol pertahanan gawang Indonesia dengan skor 2-0. Nah, dua tahun berikutnya, kompetisi sepak bola se-ASEAN ini digelar di Malaysia dan Vietnam. Final Piala AFF tahun 2004 itu memperlagakan Timnas Indonesia dan Singapura dengan hasil agregat 5-2  (1-3, 2-1) untuk kemenangan Singapura. Lagi-lagi Indonesia harus puas sebagai Runner Up.

Sebetulnya pencapaian prestasi Timnas Indonesia di kompetisi sepak bola se-Asia Tenggara dengan tiga kali  menjadi finalis dari tujuh kali penyelenggaraan yang sudah digelar bisa dibilang tidak terlalu jelek. Tetapi, yang diinginkan masyarakat Indonesia adalah juara. Sekali lagi, seluruh mayarakat Indonesia menginginkan Timnas Sepak Bola Indonesia menjadi JUARA. Paling tidak untuk kawasan Asia tenggara Tim Sepak Bola Indonesia menjadi yang terkuat. Bahasa sederhananya, “Masak, sih, dengan jumlah penduduk sebesar ini dan dengan liganya yang sangat ramai itu, tidak bisa memunculkan 11 orang yang paling jago memainkan bola di lapangan?

Tapi, Sodara-sodara…. Sekarang ini nih, tahun ini, tahun 2010 seolah-olah secercah sinar mulai sedikit menerangi “kegelapan” dunia persepakbolaan di tanah air tercinta ini. Setelah sampai leg pertama (yang seharusnya Indonesia away)  putaran semifinal antara Indonesia melawan Filipina yang digelar di Gelora Bung Karno  (GBK) pada hari Kamis (16122010) lalu, harapan akan kemenangan Timnas Indonesia untuk memenangi leg kedua di semifinal yang digelar hari Minggu (19122010) besok hingga melaju babak final dan akhirnya menjuari AFF Suzuki Cup 2010 semakin tinggi.

Euforia akan Timnas Sepak Bola Indonesia pun mendadak melanda segenap masyarakat negeri ini. Masyarakat berjubel mengantre tiket masuk GBK untuk semifinal leg kedua. Bukan hanya pecinta bola yang mengelu-elukan timnas kita. Anak kecil sampai dewasa tanpa pandang jenis kelamin semua membicarakan Timnas Sepakbola Indonesia. Masyarakat Indonesia seperti mendapat hadiah akhir tahun dari dunia sepak bola.

Euforia bagi para pecinta bola bisa dibilang wajar karena Indonesia sudah diambang menjadi juara AFF Suzuki Cup 2010. Euforia bagi masyarakat awam sepak bola lebih ditujukan kepada “bintang” sepak bola hasil naturalisasi. Tiba-tiba para gadis muda bahkan yang sudah tidak muda lagi melirik pemain sepak bola di Indonesia.  Bahasa gaulnya, “Surpriiiiiiiiiise…..! Lho, kok tumben-tumbennya ada pemain sepak bola ganteng sekarang😀. Mendadak juga media televisi gencar memberitakan Timnas Sepak Bola Indonesia dan itu tidak hanya untuk konsumsi berita olah raga, tetapi sampai acara talk show dan infotainment. Luar biasa banget. MENDADAK SEPAK BOLA jadinya.

Akibatnya, mendadak di mana-mana orang berbicara sepak bola. Mendadak tiket masuk GBK diburu. Mendadak para ibu dan anak-anak gadisnya memburu kaos-kaos bertuliskan nama pemain idola mereka. Mendadak media televisi berburu berita tentang Sepak Bola Indoneisa. Mendadak beberapa pemain juga mulai diburu untuk bintang iklan. Mendadak jejaring sosial di dunia maya rame diwarnai nusansa sepak bola Indonesia. Dan terakhir, pengennya MENDADAK Indonesia menjadi JUARA AFF Suzuki Cup 2010. Amin ya robbal alamin.

Nggak masalah ada euforia seperti sekarang ini. Yang penting kegembiraan, kekaguman, atau apalah namanya itu bisa memberikan dukungan bagi timnas kita untuk berprestasi sebaik-baiknya dan menjadi juara. Pertama mungkin di kawasan ASEAN, kemudian menjadi juara se-Asia, dan pada akhirnya masuk putaran final Piala Dunia. Duh… kapan ya?

Selain dari itu, terlepas dari ada pemain naturalisasi (toh sekarang mereka WNI dan itu hanya dua-tiga orang), barangkali ini momenya. Inilah saatnya kebangkitan sepak bola Indonesia. Kenyataannya memang tim kita yang membanggakan itu belum pernah kalah semenjak babak penyisihan grup sampai semifinal pertama kemaren. TERNYATA KITA BISA kan?

Semangat terus para pemain nasional sepak bola Indonesia (Ahmad Bustomi, dkk.). Selamat dan juga terima kasih kepada Alfred Reidl, pelatih bertangan dan ber”wajah dingin” kita. Buatlah tim asuhanmu semakin membuat Indonesia MENDADAK SEPAK BOLA dan selanjutnya euforia itu menjadi permanen karena prestasi-prestasi Timnas Sepak Bola Indonesia di kancah internasional. Bisa? Bisa bangeeeeet….

Atau, Kalau Indonesia juara AFF Suzuki Cup 2010 nanti, bagaimana kalau Riedl dinaturalisasi? Setuju nggak?🙂😀

MENDADAK SEPAK BOLA deh…

(Data-data dirujuk dari Wikipedia)

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

5 thoughts on “Mendadak Sepak Bola

  1. Hehe, pokoknya, terus dukung Tim Garuda kita!😆

    Posted by Asop | Desember 18, 2010, 9:30 pm
  2. Hampir menang, mendadak kalah….. waduh!
    Mendingan hampir kalah, mendadak menang….insyaAllah lain kali!

    Posted by zuhdi | Januari 6, 2011, 6:58 am
  3. hampir menang, mendadak kalah……..waduh!
    mendingan hampir kalah, mendadak menang….insyaAllah lain kali!

    Posted by zuhdi | Januari 6, 2011, 7:00 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Desember 2010
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: