you're reading...
Intermeso

Garuda di Dada Semua Orang Indonesia

Garuda di dadaku

Garuda kebanggaanku

Kuyakin hari ini pasti menang

Itulah penggalan dari sebuah bait dalam lagu “Garuda di Dadaku”nya Netral yang senantiasa menggemuruh di Gelora Bung Karno (GBK) setiap Timnas Sepak Bola kita berlaga membela Merah Putih. Mendengarkan dan ikut menyanyikan lagu ini di GBK memang punya nilai psikologis tersendiri. Perasaan ingin  memiliki Indonesia yang JAYA RAYA seolah membuncah-buncah dalam dada kita. (Apalagi ketika mendengar lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan oleh sekitar 80-an ribu orang yang membuat seorang teman bernama Dz Al M menitikkan ari mata.) Duh, merindiiing…

Ah… Seandainya lagu Netral itu….

Sebelum lebih lanjut berandai-andai dengan Garuda di Dadaku, memaknai lagu itu sepertinya mengasyikkan juga.  Penggalan lagu yang sudah dikutip di bagian awal tulisan ini boleh dikatakan mengandung nilai psikologis tersendiri. Sebuah keyakinan akan satu kemenangan sebelas orang yang sedang mati-matian memperjuangkan kehormatan bangsa dalam olahraga sepak bola karena di dalam dada ada semangat memiliki nama harum bangsa yang diwakili oleh lambang burung Garuda itu dalam percaturan sepak bola dunia. Itu berarti ketika dinyanyikan oleh ribuan orang (mewakili jutaan orang di negeri ini) di sebuah stadion menunjukkan pula keyakinan para pendukung Timnas Sepak Bola Indonesia  akan kemenangan yang akan diraih oleh tim yang sekarang mendadak menjadi kesayangan setiap insan Indonesia. Teriakan sebuah kalimat dalam lagu itu, “Hari ini pasti menang”, sangat mewakili keinginan itu.

Itu baru sepenggal lagu “Garuda di Dadaku”. Ada tiga baris lagi kelanjutan kutipan di atas yang menjadi satu dalam bait terakhir lagu itu. Begini bunyinya…

Kobarkan semangatmu

Tunjukkan keinginanmu

Kuyakin hari ini pasti menang

Kelanjutan bait yang selalu dinyanyikan para pendukung sepak bola seperti dikutip di atas lebih merupakan dorongan moral. Makna awamnya barangkali, “Kami aja bersemangat mendukungmu; sekarang giliranmu untuk bersemangat dan menginginkan kemenangan”.

Begitulah dukungan para pecinta bola kepada Timnas Indonesia. “Garuda di Dadaku” seolah menjadi lagu tema yang mengiringi perjuangan sebelas orang wakil bangsa dalam membela kehormatan bangsa di bidang yang mereka tekuni, spak bola. Terlepas dari kemampuan individu masing-masing pemain, kerja sama tim yang baik, dan arahan pelatih, lagu “Garuda di Dadaku” ini terbukti mampu menyemangati para pemain Timnas Sepak Bola kita. Mudah-mudahan prestasi sepak bola kali ini mampu menular ke cabang-cabang olahraga lain, terutama bulutangkis yang pernah merajai perbulutangkisan dunia.

Baiklah, catatan tentang sepak bola dan lagu “Garuda di Dadaku” aku akhiri dulu sementara. Sekarang mari kita lanjut dengan berandai-andai.

Seandainya “Garuda di Dadaku”nya Netral ini bisa menjadi lagu tema bagi setiap orang dan kelompok yang sedang berjuang dan bertanggung jawab membawa Indonesia menjadi lebih baik dan semakin baik, kiranya keinginan untuk itu sangat tidak mustahil segera terwujud. Lagu ini kan sesungguhnya tidak berlaku hanya dalam dunia olah raga. Coba baca kutipan bait lain dalam lagu yang sekarang sering kali kita dengar.

“Ayo putra bangsa

Harumkan negeri ini

Jadikan kita bangga Indonesia”

Itu bait pertama lagu “Garuda di Dadaku”. Syair dalam bait itu berupa ajakan. Ajakan untuk mengharumkan negeri ini. Ajakan untuk menjadikan orang Indonesia bangga akan negeranya. Tentu ajakan ini berlaku buat siapa saja yang merasa menjadi orang Indonesia. “Putera bangsa” kan bukan hanya sebelas orang plus para pemain cadangan dalam olah raga sepak bola. Putera bangsa ya kita semua.

Tapi kali ini aku ingin berandai-andai buat beberapa kelompok putera bangsa yang punya peran penting membawa harum nama Indonesia. Putera bangsa yang kumaksud ya siapa lagi kalau bukan para penentu kebijakan, para penegak hukum, para wakil rakyat, dan para koruptor.

Seandainya para pembuat kebijakan di negeri ini menyanyikan lagu “Garuda di Dadaku” ketika mereka membuat kebijakan untuk kepentingan publik, niscaya kebijakan itu akan tepat guna dan tepat sasaran. Kalau sudah begitu tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan. Tidak ada lagi protes-protes yang bisa berakibat keos yang ujung-ujungnya membuat suasana dan aset bisa rusak.

Seandainya para penegak hukum bekerja sambil menyanyikan lagu “Garuda di Dadaku” di dalam hatinya, tentu hukum di negeri ini tidak carut-marut seperti sekarang ini. Siapa yang salah akan benar2 mendapat hukumannya secara setimpal dan sesuai keadilan. Kalau sudah begitu, tidak akan terdengar lagi berita suap-menyuap di kalangan para penegak hukum yang amat terhormat.

Seandainya para wakil rakyat di Gedung DPR dan gedung-gedung dewan perwakilan rakyat di daerah-daerah senusantara ini bekerja dengan mengumandangkan lagu “Garuda di Dadaku” di dalam hatinya, sudah barang tentu rakyat banyak benar-benar terwakili oleh para putera bangsa yang terhormat ini. Tidak ada lagi tudingan para anggota dewan mementingkan kepentingan diri dan kelompoknya. Dengan demikian, penjara tidak akan lagi ada penghuni yang berlabel eks anggota dewan karena kasus suap dan hal-hal negatif lain.

Nah, yang ini para koruptor. Bagaimanapun mereka juga dapat dibilang sebagai putera bangsa. Hanya saja mereka ini sedang khilaf dan kemasukan “roh jahat” dalam diri mereka. Seandainya para koruptor seperti Gayus itu mengakui sepak terjangnya tentu tidak akan lagi menyulitkan dan membuat repot orang lain. Terus, para koruptor yang belum tertangkap menyerahkan diri, bisa jadi negara ini akan memiliki pemerintahan yang benar-benar bersih dari “tikus” yang menggerogoti aset negara. Seandainya para putera bangsa yang tersesat itu mengembalikan uang yang sudah mereka curi itu, pasti uang itu bermanfaat bagi masyarakat luas yang sebagian besar menderita. Seandainya lagi “para tikus” ini mencoba menyanyikan lagu “Garuda di Dadaku” dalam hatinya….

Seandainya lagu “Garuda di Dadaku” ini menginspirasi segenap lapisan mayarakat dan menjadi garuda di dada semua orang Indoneisa, tentu impian seperti dalam penggalan lain lagu ini…

“Jayalah negaraku

Tanah air tercinta

Indonesia raya”

tidak mustahil akan segera terbukti. Siapa tahu bangkitnya persepakbolaan di tanah air yang diiringi kumandang lagu “Garuda di Dadaku” ini bisa menginspirasi prestasi di cabang-cabang olahraga lain dan bahkan pada bidang-bidang lain selain olahraga sehingga cita-cita seperti diekspresikan dalam syair lagu di atas tidak hanya tinggal sebagai kata-kata dalam sebuah lagu belaka. Seandainya…  Ah, semoga…

 

 

 

 

About Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa

Diskusi

4 thoughts on “Garuda di Dada Semua Orang Indonesia

  1. saya setuju tentang lagu ini

    Posted by dheny | Desember 27, 2010, 4:17 pm
  2. setujuuuu..\m/

    Posted by liamareza | Januari 1, 2011, 10:51 am
  3. Garuda Indonesia kami berharap di kesempatan mendatang bisa terbang melampaui macan melayu tapi aku berharap kepada semua orang Indonesia untuk tetap realistis dengan kenyataan biar terbangnya Garuda bisa leluasa.

    Posted by Umam hari | Januari 1, 2011, 2:38 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Warung Blogger

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

Desember 2010
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

PERTINGGAL

Klik URL Tertinggi

  • Tak ada

Yang Pernah Mampir

  • 68,891 hits

KLIK SUKA YA…

Twitter

Kuberi Dua Potret

"Selalu Indah" Nuansa Biru
Menuju Madani

Selalu ingin mewujudkan kehidupan yang sakinah,mawadah dan warahmah

jtxman

A fine WordPress.com site

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

E R D Y's W O R D S

catatan-catatan pendek

Arevandriyan

Aku bukan orang pintar, aku bukan orang sempurna..Tapi dibalik ketidaksempurnaaku aku ingin menjadikan diriku seorang yang pintar & sempurna..Apa salahnya bila kita saling berbagi walaupun hanya di dunia maya !!!

Don Charisma

because anything is possible with Charisma

Mujaiyah's Blog

Bacalah dengan Nama Tuhan-Mu yang Maha Agung

Cory Eureikha

Be 100 % For Indonesia

Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman

Carilah Ilmu yang banyak dan berguna serta sedekahkanlah ilmu itu

Muzuro's Blog

Just another WordPress.com site

Goedang Ilmoe

Hidup adalah Berkarya

erul9

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

My Cache of Unimportance

A noob's blog, nuff said at this time.....

Kamalinev Inc.

Devoted to Arabic Linguistics

%d blogger menyukai ini: