archives

Mochammad

Berpikir dan berkarya sampai tak terbatas masa
Mochammad has written 114 posts for AHAO's Blog

Kucing kok Dibilang Anjing

Ada apa dengan kucing nih? Kucing memang menarik digosipin. Kali ini pun saya ingin nulis perihal kucing dan ini tulisan ketiga dengan topik kucing. Inspirasi ini datang mungkin karena setiap hari saya lihat kucing di sekitar bahkan di lingkungan rumah saya. Kadang kulihat kucing-kucing itu malas-malasan di depan rumah. Suatu kali saya lihat kucing-kucing yang itu-itu juga menyelinap ke dalam rumah saya. Yang sering saya saksikan adalah kucing-kucing itu dikejar-kejar oleh dua bocah tetangga, Afkar dan Zangki, terutama si Zangki. Momen lainnya adalah setiap malam saya lihat kucing berjalan di atas tembok belakang rumah dari genteng tetangga belakang, lenggak-lenggok bak peragawati. Itu mengingatkan saya akan Halle Berry berjalan dari atap satu gedung ke gedung lainnya ketika berperan sebagai Cat Woman, seksi (mau pasang gambarnya, tapi takut disensor dan diblur). Halle Berry yang seksi dong, bukan si kucing. Miau… hmmmm suaramu memang ngegemesin, Cing…

Baca lebih lanjut

Iklan

LELAKI dan KEMBANG

Lel♣ki dan kemb♣ng… Lelaki merupakan sosok mahluk yang dekat dengan kejantanan. Sebaliknya, kembang adalah simbol kefemininan, akrab dengan dunia kewanitaan. Keakraban kembang dengan wilayah keperempuanan ini  dibuktikan dengan banyak hal. Motif baju perempuan lebih banyak berhubungan dengan bunga. Untuk mempercantik diri pun, perempuan tidak jarang memakai asesoris berbentuk bunga, baik asli maupun tiruannya. Uniknya pula, untuk memberi nama alias perempuan juga digunakan nama-nama bunga. Sebut saja “mawar” atau  “si Melati” kerap kita dengar atau baca. Lalu, apa kira-kira hubungan lelaki dan kembang ya? Memikirkan kaitan lelaki dan kembang kok rasanya “biasa nggak biasa” gitu ya. Lelaki dan kembang bisalah dianggap sebagai hal biasa. Sah-sah saja pria mencintai bunga. Akan tetapi, bagi sebagian orang mungkin dianggap hal yang tidak biasa. Lelaki yang suka kembang akan berkurang kejantanannya, letoy atau lunglai melambai. Dapat dikatakan sebagai sesuatu yang ingin kita anggap wajar, tapi gimanaaaa gitu… Geli gak sih?

-oOo-

Baca lebih lanjut

Guru BUKAN “pahlawan tanpa tanda jasa”

​Selamat Hari Guru. Kata orang Jawa, Guru itu diguGU (dipercaya) dan ditiRU (diikuti/diteladani). Oleh karena itu, tugas guru itu sangat berat dan penuh dengan tanggung jawab moral. Tidak salah jika dikatakan GURU adalah PROFESI YANG MULIA. 

Jangan lagi ada guru yang berkata, “Saya hanyalah seorang guru”. HANYA? Tidak ada kata hanya untuk profesi semulia itu, menjadi seorang guru.

Akan tetapi, sudahkah guru dihargai sebagaimana mestinya? Sekali lagi, SUDAHKAH GURU DIHARGAI SEBAGAIMANA MESTINYA?

Guru harus dihargai tinggi atas jasa-jasanya karena guru BUKAN “pahlawan tanpa tanda jasa”. 

(Diambil dari status Facebook atas nama Mochammad Asyhar)

2015 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 12.000 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 4 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Mengapa Harus Ada Polisi Tidur?

Sudah lama saya ingin menulis tentang polisi tidur dan akhirnya kesampaian juga. Ini setelah kejengkelan membuncah gara-gara beberapa hari terakhir  saya sering melewati jalan-jalan umum yang berpolisi tidur. Kalau satu-dua keberadaannya dan jarak masing-masing cukup jauh, tentu tidak menjengkelkan seperti yang saya rasakan. Ini “tidurnya” berderet-berderet macam para pengungsi yang tidur di penampungan bencana alam. Kalau sudah begitu, keberadaan polisi yang tidak pernah bergaji ini tentu sangat mengganggu kelancaran berkendaraan karena sebentar-sebentar harus injak rem dan turun-naikkan gigi. Pertanyaan pun seketika muncul, mengapa harus ada polisi tidur?

Baca lebih lanjut

Apa DAYA

Dari tempatku duduk ini
Terdengar meraung dengan segala daya
Yang ada
Seakan berusaha sekuat daya yang terpunya
Demi memberi daya yang memujanya
Ya, tentu yang memujanya
Baca lebih lanjut

Maafkan, Nak, karena Membentak Ibu

Anakku…

Maafkan karena ibu hanya perempuan lugu

Tidak secantik ibunda teman-temanmu

Ibu memang tidak pandai merias ayu

Bukan tak punya waktu

semata karena tak tahu

Baca lebih lanjut

Ketika Ada Deretan Kata Pilih, Memilih, Pemilihan, Pilihan, dst….

Sebetulnya sudah lama judul ini akan ditulis. Akan tetapi, apa yang terjadi? Ketika momen yang tepat untuk merealisasikan ide itu dalam sebuah tulisan didapatkan, e…eee malah ide-ide kecilnya ngumpet entah di mana. Alhasil, yang ada hanyalah sebuah konsep yang berbulan-bulan sudah mengendap di dasbor blog ini. Nah, rupanya ide yang sudah lama mengendap ini dapat momen lagi. Cliingg!!! (bayangkan ada bola lampu yang sedang menyala kedip-kedip; penanda ada ide bagus muncul). Senang rasanya ada perdebatan soal mekanisme pilkada akhir-akhir ini. Dengan begitu, tulisan dengan judul di atas, menurut saya, dapat momentum lagi. Ahaaa…!!! Asyiiiik… Silakan debat teruuuus… supaya saya bisa mendapatkan ide-ide untuk menyambung paragraf ini.

Baca lebih lanjut

Kucing Bingitz, Deh!!!!

1391153_593003370767637_1248888262_nJudulnya alay (lebih tepatnya imut) kali, ya? Kucing memang imut dan lucu kok; bikin gemes. Betapa tidak imut. Kucing-kucing sering memandang kita dengan tatapan sangat manis, sayu, dan tanpa dosa. Terkadang seekor kucing bisa sok imut karena suara aslinya yang berbunyi meooong dia ganti dengan miauu (kalau ada maunya). Siapa yang berani menyangkal kucing itu lucu. Buktinya anak-anak, terutama cewek-cewek balita dan anak-anak, pada umumnya suka kucing karena perilakunya yang lucu; suka lompat-lompat dan colek-colek dengan tapak kakinya yang dingin itu mengajak becanda.  Tidak jarang para manusia dewasa (dan pada umumnya tentu kaum hawa) ikut-ikutan pula terpesona dengan kelucuan si pus ini. Bikin gemes? Apa iya? Coba diam-diam perhatikan kucing yang melintas di depan Anda! Anda harus setuju kalau saya katakan bahwa para kucing itu berjalan lenggak-lenggok menggemaskan yang megingatkan bagaimana Halle Berry berjalan di atas genteng ketika memerankan catwoman. Sampai-sampai lenggak-lenggok peragawati pun disebut catwalk. Singkat kata, binatang piaraan satu ini memang multipersepsi. Selain (sok) imut, lucu, dan menggemaskan, para kucing ini sering mengesalkan, menyeramkan, dan menggemparkan. Di atas semua persepsi itu, satu hal yang tidak pernah dibayangkan adalah kucing-kucing sekarang mengalami kemerosotan moral. Wow, seperti apa itu?

Baca lebih lanjut

Ayo, Kita Beli Jalan

Mobil murah. Horeeeeee!!!! Begitu mungkin respon orang-orang yang selama ini mengidam-idamkan memiliki mobil pribadi, namun keadaan keuangan tidak memungkinkan untuk itu. Eit…, tunggu dulu, masih terjangkaukah? Lalu, murah itu berapa? Sejuta? Sepuluh juta? Lima puluh juta? Yang jelas gosipnya di bawah 100 jeti, bok… Masih mahal juga ya (untuk ukuran kantongku, sih; entah kantong Anda) “Mampu beli gak ya?” pikir orang-orang sepertiku, “ah, kredit aja dong… Palingan cicilannya juga ndak seberapa”, itu ide lain yang ada di benak kami yang pastinya ide sangat cemerlang. Beres. Bentar lagi punya mobil, ngeeeeeeng.. dindin… Tiba-tiba… Hah!!!! Masak? (sambil mata membelalak)

Baca lebih lanjut

Warung Blogger

Language

PERTINGGAL

RUMPUN

YANG DITULIS HARI INI

September 2017
S S R K J S M
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

YANG GRES

Klik URL Tertinggi

  • Tidak ada

Yang Pernah Mampir

  • 75,356 hits
Follow AHAO's Blog on WordPress.com